Kasus sodomi pati

Pati – Kasus pelecehan seksual atau pencabulan terhadap anak-anak di Kabupaten Pati, ternyata bagai gunung es. Satu persatu kasus tersebut muncul ke permukaan kyai.
Baru kemarin diberitakan ada suami dari seorang guru mengaji di Kecamatan Kota, Pati, yang diduga melakukan pelecehan seksual kepada anak-anak peserta mengaji, kini satu lagi kasus serupa terjadi.
Kali ini kasusnya lebih membuat miris. Pasalnya, seorang perangkat desa yang berprofesi sebagai modin berinisial M, (57), warga Desa Sidoharjo, Kecamatan Wedarijaksa, Pati, diduga melakukan tindak pencabulan kepada sedikitnya 18 bocah.
Perbuatan itu, dilakukan oleh oknum perangkat desa tersebut, dalam kurun waktu yang cukup lama. Diduga, perbuatan tidak senonoh itu dilakukan sejak empat tahun lalu. Korbannya rata-rata anak-anak yang berusia delapan tahun.
Kejadian ini terungkap, saat anak-anak yang menjadi korban tersebut, bercerita kepada orang tuanya masing-masing. Tepatnya pada bulan Maret 2016 lalu, kasusnya terbongkar.
Banyak orang tua yang kaget ketika mendapati anak-anaknya bercerita mengenai peristiwa itu. Kejadiannya lebih banyak di kediaman pelaku, karena anak-anak tersebut memang mengaji di tempat pelaku.
Saat itu, anak-anak tersebut menolak untuk datang lagi ke tempat sang guru mengaji. Penasaran kenapa anaknya tidak mau pergi mengaji, para orang tua kemudian bertanya mengenai hal itu.
Terkejutkan para orang tua tersebut, saat anak-anaknya bercerita sering diminta untuk ”memainkan” alat vital guru mengaji tersebut. Tentu saja, hal ini membuat marah warga.

Powered by WPeMatico